Kamis, 27 September 2012
Begitu Indah yang namanya Cinta. Cinta bisa mendatangi siapa saja. bisa tua, muda bahkan orang yang sudah lanjut usia. pagi ini serasa indah di hatiku mencintai hamba Allah yang nantinya akan ku jadikan pendamping tuk menempuh perjalanan panjang yang kekal dan abadi di kehidupan ini. ya Allah berikanlah kemudahan kepada hambamu ini yang haus akan Rahmat dan Kasih sayang dariMU...
bagaikan sebutir benih yang terus tumbuh
Oleh : Rani Yusnita
sebagai seorang yang komitmen di dalam memperjuangkan agama islam ini. banyak yang harus dia korbankan. karena kita di muliakan oleh islam. bukan islam mulia karena kita. marilah bersama kita atur langkah. bersama memperjuangkan dan mengorbankan jiwa kita untuk agama islam yang mulia ini. karena Allah akan mengganti semua yang telah kita korbankan dengan Jannah yang tidak pernah terbayangkan di pikiran dan terbetik di hati.......
Menyiapkan Pemimpin Ideal
Menyiapkan Pemimpin Ideal
Oleh : Rani Yusnita
Prolog.
Kepemimpinan dan
manajemen telah menjadi topik pembicaraan dan pembahasan sejak lebih dari
2000tahun[1]
lalu, sebelum islam datang dan setelah
islam datang. setelah islam datang hal
ini ditegaskan dengan wahyu yang turun. kepemimpinan adalah hal yang sangat
urgen bagi kehidupan terutama dalam hal keteladanan bagi manusia. Karena
manusia membutuhkan seorang sosok untuk di ikuti. Apabila pemimpin yang ada
tidak mampu memberikan keteladanan yang ideal untuk di ikuti akan terjadi
gelombang masa yang akan menggoyahkan sebuah kepemimpinan. maka kemampuan untuk
memimpin sangat di perlukan. setiap individu
harus memiliki skill yang cukup, karena
dia akan memimpin baik dalam sekala kecil yaitu keluarga, maupun dalam sekala
yang jauh lebih besar yaitu memimpin sebuah negara. tujuan
makalah ini adalah memaparkan begitu pentingnya mempersiapkan pemimpin yang
ideal.
A. Pembicaraan sejak masa lalu tentang
kepemimpinan
Pada masa sebelum islam datang
Jika
kita membaca berbagai literature sejarah yang ada Pada masa sebelum islam. Kita
akan mendapati banyak teori di dalam memimpin seperti: teori sun tzi[2] di
dalam buku “ the art of war”[3] :
“ Ia yang mengenal musuh dan
mengenal dirinya sendiri, tidak akan dikalahkan dalam seratus pertempuran. ”
Kepemimpinan setelah islam datang
ketika islam datang di dalam Al Qur’an terdapat ayat yang
berbicara tentang pentingnya kepemimpinan: Hai orang-orang yang beriman,
taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.[4]
Bahkan
ketika Allah Ta’ala menciptakan Adam Alaihissalam menggunakan
istilah kholifah[5]
yang sangat erat kaitannya dengan kepemimpinan. Dengan demikian,persoalan
kepemimpinan telah ada sejak penciptaan manusia masih dalam rencana Allah Ta’ala. Nabi
Muhammad SAW jelas menyebutkan soal kepemimpinan dalam salah satu sabdanya,
” setiap
orang diantara kalian adalah pemimpin dan akan dimintai tanggung jawab atas
kepemimpinannya. ”(H.R.Bukhori Muslim)[6]
B. Krisis keteladanan Melawan penguasa.
Ketika suatu bangsa tidak memiliki pemimpin yang ideal,
maka terjadilah krisis kepemimpinan. banyak orang mengajukan figure yang tidak
kredibel dan kapabel dan rakyat yang di pimpin akan terpecah belah . Seperti
yang tengah terjadi di Dunia arab sa’at ini khususnya dan di dunia secara umum.
rakyat berusaha menggantikan pemimpin mereka dengan pemimpin yang baru. Seperti
terlansir di berita harian kompas :
“Bermula aksi membakar diri di tunisia oleh Mohamed
Bouazizi dengan membakar diri pada 17 Desember lalu. Pasalnya, polisi menyita
dagangan buah dan sayur-mayur gantungan hidupnya. Bouazizi meninggal pada 4
Januari di sebuah rumah sakit dekat Tunis akibat luka bakar. berakhir dengan demonstrasi yang dahsyat di seantero tunisia dan Ben Ali kabur karena militer Tunisia tak berpihak kepada rezim Ben Ali.
Ketika gerakan anti rezim Ben Ali makin berkobar, pimpinan militer
Tunisia meminta Ben Ali keluar dari Tunisia atau negara bersimbah darah dan
kemungkinan perang saudara. Ben Ali akhirnya memilih lari dari Tunisia [7]”.
Demonstrasi massa di mesir[8]. Yang menghantarkan Mubarak sang president kedalam penjara setelah
di adili. Juga gerakan revolusi di Libya yang berakhir dengan terbunuhnya sang
president Moamar kadafi. Sampai sa’at ini
gejolak menurunkan pemimpin Bashar Al –asad di suriah terus berlanjut. Dan
telah memakan korban sipil begitu banyak. seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat
(13/1/2012).
“Konflik di Suriah belum juga menunjukkan
tanda-tanda kan berakhir. Bahkan Kepala Liga Arab Nabil Elaraby mengingatkan
kemungkinan pecahnya perang sipil di negeri yang dipimpin Presiden Bashar
al-Assad tersebut.(news.detik.com/read liga-arab-perang-sipil-bisa-pecah-di-suriah)
Berbagai
cara telah di tempuh untuk memperbaiki kepemimpinan. Ada
juga yang menggunakan cara dialogue dan diskusi guna memperbaiki dan menyiapkan
pemimpin masa depan yang lebih baik. Seperti
pertemuan mahasiswa se indonesia di Universitas Islam Bandung (Unisba)
pada Senin (20/2/2012). Dengan dihadiri ratusan mahasiswa termasuk presiden
mahasiswa dari selurh Indonesia. pertemuan tersebut membahas penataan Indonesia Pasca kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono dan merumuskan strategi kepemimpinan nasional[9]. Di
harapkan pertemuan Ini menemukan solusi penataan dan mempersiapkan pemimpin yang ideal di
masa yang akan datang.
C. Kemampuan memimpin
“Muhammad
bukan semata pemimpin agama tapi juga pemimpin duniawi. Fakta menunjukkan,
selaku kekuatan pendorong terhadap gerak penaklukan yang dilakukan bangsa Arab,
pengaruh kepemimpinan politiknya berada dalam posisi terdepan sepanjang waktu”.[10] (Michael
H. Hart)
Ungkapan
diatas adalah ungkapan yang sangat indah. Karena Nabi Muhammad Shalallahu
‘alaihi wa sallam di segani oleh orang –orang selain islam. Bahkan di dalam
buku Michael Hart. seratus tokoh paling berpengaruh di atas Rosululloh
Shalallahu ‘alaihi wasallam di letakkan di
urutan pertama. Dan jika kita tela’ah terhadap sumber utama kehidupan Rosululloh
Shalallahu ‘alaihi wasallam berupa Ayat –Ayat Al Qur’an, Hadist,
sunan ibnu Majah, Sunan Abi Daud , buku –buku sirah,
seperti Ar Rohiqul Al Makhtum karya Al Mubarakfuri, autobiografi para
tokoh dan sebagainya. Kita Akan mendapati Rosululloh Shalallahu ‘alaihi
Wasallam adalak sosok pemimpin dan sauri tauladan yang tiada
ada banding.
Self
development Rosululloh Shalallahu ‘alaihi Wasallam didalam memimpin
keluarga sangat memukau. Beliau
tampil menjadi seorang suami, ayah bagi Anak –anak dan di dalam mengatur negara
Madinah beliau adalah pemimpin yang ideal. Dari paparan di atas kita bisa
melihat begitu pentingnya menyiapkan pemimpin yang ideal. Agar terciptanya
keamanan, keadilan dan keteraturan dalam
hidup ini.
[1]
Muhamad syafi’I Antonio Muhammad SAW
the super leader super manager cet keIII oktober 2007,Jakarta.
[2] Sun
Zi diperkirakan lahir pada tahun 535 SM)
[3] The
Art Of War (Seni Perang Sunzi) adalah sebuah
buku filsafat militer yang diperkirakan ditulis pada abad ke-6 oleh Sun Tzu.
Buku yang ditulis sekitar tahun 400—320 SM ini pertama kali diperkenalkan di Jepang
pada tahun 716 M.
[5] Q.S, Al
Baqoroh(2:30) kata
Khalifah berarti pengganti atau pemegang otoritas Tuhan di muka bumi.
[7]
http://nasional.kompas.com/Pedagang.Asongan.Jatuhkan.Presiden-4
[10]
Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah, Michael H. Hart, 1978,
Terjemahan H. Mahbub Djunaidi, 1982, PT. Dunia Pustaka Jaya, Jln. Kramat II,
No. 31A, Jakarta Pusat
Prinsip Persahabatan dari Imam Asy Syafi’i
Apabila perhatian kawanmu
terhadapmu hanya dibuat-buat ...
Tinggalkan ia dan jangan terlalu disesali,
... Karena, Selalu ada penggantinya
serta ada ketenangan
setelah meninggalkanya.
Ketahuhilah, Hati dapat bersabar terhadap kekasih
meskipun ia bersikap kasar.
Tidak semua kawan yang kamu harapkan hatinya, ia mengharapkanmu...
...Tidak juga kebaikanmu
padanya itu, membuat ia berbuat baik padamu.
Ketahuilah,
Apabila kemurnian cinta belum menjadi tabi’at...
... Tak ada kebaikan pula dalam cinta
yang hanya dibuat-buat.
... Serta, Tak ada kebaikan dari sahabat yang
berkhianat.
Bila, cinta disambut dengan sikap kasar...
Kemudian,
ia Mengingkari masa lalu
yang indah yang pernah terjalin,
Dan,
bila ia Membongkar
rahasia yang terembunyi....
Ku katakan, “Salam” untuk dunia jika di sana tak ada lagi..
... Tak ada lagi kawan yang selalu jujur, menepati
janji lagi berbuat adil.
***
***
Apabila
seseorang hanya memperhatikanmu dengan dibuat-buat
Apabila perhatian kawanmu terhadapmu hanya dibuat-buat
Tinggalkan
ia dan jangan terlalu menyesalinya
Tinggalkan ia dan jangan terlalu disesali
Selalu ada
pengganti untuk teman dan ada ketenangan setelah meninggalkanya
Karena, Selalu ada penggantinya
serta ada ketenangan
setelah meninggalkanya.
Hati dapat
bersabar terhadap kekasih meskipun ia kasar
Ketahuhilah,
Hati dapat bersabar
terhadap kekasih meskipun ia bersikap kasar
Tidak semua
yang kamu harapkan hatinya mengharapkanmu
Tidak semua kawan yang kamu harapkan hatinya, ia mengharapkanmu
Tidak juga
yang kamu brebuat baik padanya, berbuat baik padamu
Tidak
juga kebaikanmu padanya itu, membuat ia berbuat baik padamu.
Apabila
jernih cinta belum menjadi tabi’at
Ketahuilah, Apabila kemurnian cinta belum menjadi tabi’at
Tak ada
kebaikan pula dalam cinta yang dibuat-buat
Tak ada kebaikan pula dalam cinta yang hanya dibuat-buat
Tak ada
kebaikan dari sahabat yang berkhianat
Dan, Tak ada kebaikan dari sahabat yang
berkhianat
Dan
mengganti cinta dengan sikap kasar
Bila, cinta disambut dengan sikap kasar
Mengingkari
masa lalu yang indah
Kemudian,
ia Mengingkari masa lalu
yang indah yang pernah terjalin
Membongkar
rahasia yang terembunyi
Dan,
bila ia Membongkar
rahasia yang terembunyi
“Salam”
kepada dunia jika di sana tak ada lagi..
Ku
katakan, “Salam” untuk dunia jika di sana tak ada lagi..
Tak ada
kawan yang selalu jujur, menepati janji lagi berbuat adil
Tak ada kawan yang selalu jujur,
menepati janji lagi berbuat adil
Langganan:
Komentar (Atom)



