Hari ini tugsku di tempat dakwah. Bagun pagi kemudian sahur.
Kemudian setelah itu di isi kultum oleh pak guru. Sampai matahari terbit,
terkadang aku menelepon teman. Dan terkadang jug abaca buku, setelah itu
seperti biasa ngobrol dengan pak mawardi ya pengalaman beliau gitu. Ternyata
beliau dulu pernah menikah dan istri pertamanya cantik kena sihir menjadi gila
tapi setelah di nikahi oleh orang lain sembuh kembali. Tragis juga pengalaman
tuh bapak.sampai sekarang beliau masih sering di ganggu oleh roh-roh halus.
Memang begini lah perjuangan nak. Mantap perkataan beliau. Walaupun ilmu agama
masih minim namun beliau menjual diri kepada Allah Ta’ala,semoga Allah Ta’ala
meridhoimu bapak dan di masukkan di jannah Amiin.
Teman-teman
yang kuhubungi hari ini adalah: Aqim, Va’i. nofri, adnan. Ternyata indah juga rasanya kalau sudah berpisah berbicara lewat
telepon. Semoga Allah memberikan kekuatan pada kita semua kawan dalam
menerangkan dan berusaha meninggikan kalimat Allah Ta’ala ini. Magrib pak
shidiq yang adzan dan aku menjadi imam.kemudian menunggu isya’ aku gantian yang
adzan. Ternyata adzan dan suaraku tak separah yang ku bayangkan. Terima kasih
ya Allah atas karunia dan kasih sayangmu kepada Allah Ta’ala.ya Allah
jadikanlah lisan ini kuat dalam mendakwahkan agama islam ini& kuatkanlah
langkah hambamu yang hina ini.
Mubaligh
yang mengisi isya’ ini ku kira orangnya agak aneh suka melucu. Tapi kelewat
batas ada juga sih yang mempermainkan ayat-ayat Al Qur’an ini. Beda banget
dengan yang tadi pagi, formal banget deh orangnya maklum lah namanya juga pak
dosen. Itulah sebagian cerita unik yang kusaksikan hari ini. Sebelum istirahat.
Insya Allah senantiasa ku usahakan untuk mengukir kata-kata di dalam laptop
ini. Dah dulu ya. Ada ayam goreng yang lagi nunggui dari tadi
soalnya…he..he…terima kasih ayah ibu. Karena do’a kalian berdua anakmu masih
merasakan barakah walaupun berjuta-juta dosa sudah di buat anakmu ini. Ya Allah
jadikanlah aku anak yang selalu berbakti kepada kedua orang tuaku dan
kerabatku. Dan berilah hidayah kepada orang melalui lisan ku ini….hamba adalah
hambamu yang lemah, ya Ar Rohman Ar Rohim….sawo in memoriam…jogya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar